Dampak Aktivitas Produksi Tambang Semen Tonasa terhadap Perubahan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan

Nurlaila Nurlaila, Endriatmo Soetarto

Abstract


Indonesia's population growth has increased. This increase was not followed by the addition of the amount of area available on earth. Around 237 641 326 Indonesian people now have to rely on the environment that will animate them. Became one of the industry's growth efforts for the country to be able to improve the welfare of its people. Results from this study showed that the difference Based Wilcoxon test, there were no significant differences in welfare conditions before and after the cement maker, Z = -0.089; p> 0.05, which means that the presence of these companies do not improve the welfare of the community objective. Based on the results of Spearman Rank correlation there is a significant correlation between changes in the agrarian structure and the level of prosperity in the pre-construction period (20 years), r (41) = 0,030; p <0.05, and the correlation between the two was significant (p <0.05). The condition of public welfare changes caused by changes in the agrarian structure which occurred before the company operates so as to encourage changes in the landscape and community involvement.

Keywords: mine production, agrarian structure, landscape changing

-----------------------

ABSTRAK

Pertumbuhan penduduk Indonesia mengalami peningkatan. Peningkatan ini tidak diikuti dengan penambahan jumlah wilayah yang tersedia di muka bumi. Sekitar  237.641.326  jiwa penduduk Indonesia kini harus menggantungkan hidupnya pada lingkungan yang akan menghidupkan mereka.  Pertumbuhan industri  menjadi salah satu usaha bagi negara untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan uji perbedaan Wilcoxon, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kondisi kesejahteraan sebelum dan setelah adanya perusahaan semen, Z = -0,089; p>0,05 yang artinya dengan adanya perusahaan tersebut tidak meningkatkan kesejahteraan objektif masyarakat. Berdasarkan hasil korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara perubahan struktur agraria dan tingkat kesejahteraan pada waktu pra-construction (20 tahun terakhir), r(41) = 0,030; p<0,05 serta korelasi antara keduanya signifikan (p<0,05). Kondisi kesejahteraan masyarakat mengalami perubahan yang diakibatkan oleh perubahan struktur agraria yang terjadi sebelum perusahaan beroperasi sehingga mendorong perubahan bentang alam dan pelibatan masyarakat.

Kata kunci  : produksi tambang, struktur agraria, perubahan bentang alam

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


=========================================================================================

Editorial Office

Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (JSKPM, ISSN: 2338-8021; E-ISSN: 2338-8269)

Department of Communication and Community Development Sciences,
Faculty of Human Ecology, Bogor Agricultural University,

Wing 1 Level 5; Jalan Kamper, Kampus IPB Darmaga Bogor, 16680, Indonesia 
Phone. 8425252/8627793; Fax 8627793

Email: skpm@apps.ipb.ac.id; contact: Mahmudi Siwi