Analisis Hubungan Tingkat Partisipasi Masyarakat dengan Ekonomi Lokal dalam Pengembangan Agroeduwisata (Kasus: Kampung Agroeduwisata Organik Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat)

  • Dinda Qotrunnada Departemen SKPM IPB
  • Mukhlas Ansori Departemen SKPM IPB
Abstract views: 431 , PDF downloads: 440
Keywords: Ekonomi lokal, Partisipasi masyarakat, Pengembangan agroeduwisata

Abstract

Partisipasi masyarakat menjadi hal penting dalam pembangunan agroeduwisata berkelanjutan. Partisipasi masyarakat dapat dikaji melalui beberapa tahapan. Sebelum masyarakat berpartisipasi, terdapat faktor internal dan faktor eksternal yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat dalam pengembangan agroeduwisata. Selain itu, diharapkan keberadaan agroeduwisata dapat berkontribusi untuk perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor internal dan faktor eksternal dengan tingkat partisipasi, dan menganalisis hubungan tingkat partisipasi dengan ekonomi lokal dalam pengembangan agroeduwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif didukung data kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan cukup kuat antara dukungan pihak pemerintah, swasta, dan LSM pada faktor eksternal dengan tingkat partisipasi masyarakat, serta antara tingkat partisipasi pada tahap pelaksanaan dengan ekonomi lokal. Dapat dikatakan, keberadaan agroeduwisata berkontribusi dalam perekonomian lokal utamanya dalam hal memberikan kesempatan kerja dan peluang usaha.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanah S. Novikarumsari ND. 2019. Pengembangan Model Agroeduwisata Sebagai Implementasi Pertanian Berkelanjutan. Journal of Extension and Development. [Diunduh pada 2022 Juli 23]. 1(2):67-71. Tersedia pada: https://jsp.fp.unila.ac.id/index.php/jsp/article/view/14.

Anandyta A.R , Kinseng R.A.2020. Hubungan Tingkat Partisipasi dengan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Pesisir Jurnal Nasional Pariwisata Volume 12, Nomor 2, September 2020

Arnstein RS. 1969. A Ladder of Citizen Participation. JAIP. [diunduh pada 2021 Agustus 29]. 35:216-224. Tersedia pada: http://lithgowschmidt.dk/sherryarnsteiyn/ladder-of-citizen-participation_en.pdf.

Azis M. Hasan M. 2018. Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat: Strategi Pembangunan Manusia dalam Perspektif Ekonomi Lokal. Makassar (ID). CV. Nur Lina.

[BAPPENAS] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2005. Panduan Pembangunan: Klaster Industri Untuk Pengembangan Ekonomi Daerah Berdaya Saing Tinggi. Jakarta.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2015. Indikator Kesejahteraan Rakyat (Welfare Indicators). Jakarta[ID]: Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

Budi SA, Muchsin S, Sekarsari RW. 2020. Dampak Sosial Ekonomi Pengembangan Kawasan Destinasi Agroeduwisata Petik Jeruk. Jurnal Respon Publik. [Diunduh pada 2022 Februari 15]. 14(5):48-54. Tersedia pada: http://riset.unisma.ac.id/index.php/rpp/article/view/8164.

Cohen J, Uphoff N, Goldsmith A. 1979. Feasibility and Application of Rural Development Participation. A State of The Art Paper. [Diunduh pada 2021 November 22]. Tersedia pada: http://pdf.usaid.gov/pdf_docs/PNAAL936.pdf.

Departemen Kesehatan RI. 2009. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.

Diarta IKS. Pitana IG. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta (ID): Andi.

Hijriati E. Mardiana R. 2014. Pengaruh Ekowisata Berbasis Masyarakat terhadap Perubahan Kondisi Ekologi, Sosial dan Ekonomi di Kampung Batusuhunan, Sukabumi. Jurnal Sosiologi Pedesaan. [Diunduh pada 2022 Februari 01]. 2(3):146-159. Tersedia pada: https://journal.ipb.ac.id/index.php/sodality/article/view/9422/7385.

Karyani T, Ramdani Z.. 2020. Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Agroeduwisata dan Dampaknya terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah. Berwawasan Agribisnis. [Diunduh Januari 30 2022]. 6(2):675-689. Tersedia pada: https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/mimbaragribisnis/article/view/3399.

[Kementan] Kementerian Pertanian 2005. Agrowisata Meningkatkan Pendapatan Petani. Tersedia pada: http://database.deptan.go.id.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2012. Pedoman Umum Agroeduwisata. Jakarta (ID): Direktorat Pengembangan Usaha dan Investasi.

Kłoczko-Gajewska, A. (2013). General characteristics of thematic villages in Poland. Visegrad Journal on Bioeconomy and Sustainable Development, 2(2), 60–63. doi:10.2478/vjbsd-2013-0012.

Marcelina A. 2018. Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Lebakmuncang. [Skripsi]. [Internet]. [Diunduh 2022 Februari 20]. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor. dapat diunduh dari: https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92221.

Marysya P. 2017. Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Berbasis Potensi Desa di Kampung Wisata Situ Gede Bogor. [Skripsi]. [Internet]. [Diunduh Februari 10 2022]. Bogor[ID]: Institut Pertanian Bogor. Dapat diunduh dari: https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89474.

Marysya P, Amanah S. 2017. Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Berbasis Potensi Desa di Kampung Wisata Situ Gede Bogor. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], Vol. 2 (1): 59-70 DOI: https://doi.org/10.29244/jskpm.2.1.59-70

Muhtadi M, Nabilah N. 2021. Peran Kelompok Tani Dewasa Lemah Duhur Dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengembangan Lingkungan melalui Kampung Agroeduwisata Organik Ciharashas. Jurnal Agribisnis Terpadu. [Diunduh pada 2022 Februari 10]. 14(1):153-175. Tersedia pada: https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jat/article/view/11464.

Nasdian FT. 2014. Pengembangan Masyarakat. Jakarta (ID): Yayasan Obor Indonesia.

Rasyadi. 2020. Hubungan Tingkat Partisipasi Masyarakat dengan Dampak Ekonomi Lokal dalam Pengembangan Kawasan Wisata Mandeh. [Skripsi]. [Internet]. [Diunduh Januari 4 2022]. Bogor[ID]: Institut Pertanian Bogor. Dapat diunduh dari: https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103630.

Sarwono J. 2009. Statistik Itu Mudah: Panduan Lengkap untuk Belajar Komputasi Statistik Menggunakan SPSS 16. Yogyakarta [ID]: CV. Andi Offset.

Scheyvens R. (2000). Promoting Women's Empowerment Through Involvement in Ecotourism: Experiences from the Third World. Journal of Sustainable Tourism, Vol. 8(3). Pp. 232 – 249.

Sudirja R. 2007. Partisipasi Perempuan dalam Penyusunan Program Pembangunan Pertanian di Pedesaan. Bandung (ID): Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran.

Susilawati.2008. Pengembangan Ekowisata sebagai salah satu upaya pemberdayaan social budaya dan ekonomi di masyarakat.Jurnal Geografi Gea. Vol 8 no.1

Syakur A. 2013. Pengembangan Ekonomi Lokal Partisipatif (Masalah, Kebijakan dan Panduan Pelaksanaan Kegiatan). Jurnal Gema Eksos. [Diunduh pada 2022 Juli 24]. 8(2). Tersedia pada: https://media.neliti.com/media/publications/218257-pengembangan-ekonomi-lokal-partisipatif.pdf.

Vaus DAD. 2002. Survey in Social research 5th Edition. New South Wales: Allen and Unwin.

Yosep. 2018. Kelurahan Mulyaharja Kantung Kemiskinan Terbesar di Kota Bogor. Radar Bogor., siap terbit. [diakses 2022 Agustus 18]. https://www.radarbogor.id/2018/11/07/miris-kelurahan-mulyaharja-kantungkemiskinan-terbesar-di-kota-bogor/.

Published
2023-05-30
How to Cite
Qotrunnada D., & Ansori M. (2023). Analisis Hubungan Tingkat Partisipasi Masyarakat dengan Ekonomi Lokal dalam Pengembangan Agroeduwisata (Kasus: Kampung Agroeduwisata Organik Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat). Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 7(1), 53-71. https://doi.org/10.29244/jskpm.v7i1.1059
Section
Articles